SMP Xaverius Pringsewu terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan sekaligus memiliki jiwa sosial yang tinggi. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah kegiatan menanam sayuran di kebun sekolah yang dikelola langsung oleh para siswa melalui program kader tanaman.

Dalam program ini, siswa yang tergabung sebagai kader tanaman tidak hanya belajar menanam, tetapi juga terlibat secara aktif dalam seluruh proses budidaya. Mulai dari pembibitan, perawatan, hingga masa panen, semuanya dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kerja sama. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Beragam jenis sayuran ditanam di kebun sekolah, seperti kangkung, pokcoy, terong, kacang, dan sawi. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, siswa belajar memahami pentingnya ketekunan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup. Mereka juga diajak untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dengan merawat tanaman secara rutin dan menjaga kebersihan area kebun.
Menariknya, hasil panen dari kebun sekolah tidak hanya dinikmati sebagai hasil belajar, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan sosial. Sayuran yang telah dipanen dijual kepada warga sekolah maupun orang tua murid. Hasil penjualan tersebut kemudian digunakan sebagai modal untuk pembelian bibit selanjutnya, sehingga program ini dapat terus berjalan secara mandiri.

Lebih dari itu, sebagian hasil penjualan juga dimanfaatkan untuk membantu biaya pendidikan teman-teman yang membutuhkan. Hal ini menjadikan kegiatan berkebun bukan sekadar aktivitas lingkungan, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan siswa.
Melalui kegiatan ini, SMP Xaverius Pringsewu berhasil mengintegrasikan pendidikan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam satu program yang inspiratif. Diharapkan, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi siswa dalam membangun masa depan yang lebih peduli, mandiri, dan berkelanjutan.
